BEM UI Desak Kapolri Mundur, Bawa 5 Tuntutan Saat Aksi di Mabes Polri

Porosdemokrasi – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma’shum Imawan menyatakan pihaknya membawa lima tuntutan dalam aksi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Salah satu tuntutan utama adalah mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.

“Polri harus bertanggung jawab atas berbagai praktik represivitas terhadap masyarakat sipil,” kata Yatalathof dalam orasinya.

Adapun lima tuntutan BEM UI sebagai berikut:
Mendesak penjatuhan hukuman pidana seberat-beratnya terhadap polisi pembunuh AR dan seluruh aparat pelaku tindakan represif.

Mendesak pencopotan Listyo Sigit dari jabatan Kapolri serta Dadang Hartanto dari jabatan Kapolda Maluku.
Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.

Menuntut penegasan batas kewenangan serta penarikan Polri dari jabatan sipil.

Menuntut realisasi Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental melalui komisi percepatan Reformasi Polri.

Aksi mahasiswa ini digelar sebagai respons atas dugaan kekerasan aparat dan tuntutan reformasi institusi kepolisian yang dinilai belum berjalan substantif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *