Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI

Porosdemokrasi – Ribuan buruh dari berbagai organisasi masih bertahan di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/5/2026), dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional. Arus massa terus bertambah hingga siang hari, memenuhi kawasan sekitar parlemen.

Aksi ini digalang oleh sejumlah elemen, antara lain KASBI, SBMI, AGRA, dan SINDIKASI. Mereka mengusung tema #MayDayBersamaRakyat: Lawan Kapitalisme, Imperialisme, Militerisme serta menuntut realisasi kerja layak, upah layak, dan kehidupan yang layak.

Di lapangan, orasi berlangsung bergantian. Massa menegaskan penolakan terhadap sistem kerja kontrak, outsourcing, dan magang yang dinilai merugikan buruh.
“Lawan kapitalisme, imperialisme, militerisme. Wujudkan kerja layak, upah layak, hidup layak dengan menghapus sistem kerja kontrak, alih daya, dan magang,” kata Presiden KASBI Nining Elitos dalam orasinya.

Selain isu ketenagakerjaan, tuntutan yang disuarakan meluas. Buruh mendesak DPR dan pemerintah segera melahirkan regulasi yang berpihak pada pekerja, menghentikan penggusuran lahan rakyat, serta menjamin akses pendidikan dan kesehatan gratis.

Mereka juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja sepihak, kriminalisasi gerakan rakyat, hingga tingginya harga kebutuhan pokok.

“Lindungi buruh migran dan pekerja rumah tangga, turunkan harga kebutuhan pokok, dan nasionalisasi aset strategis untuk kepentingan rakyat,” ujar Nining.

Isu kekerasan terhadap perempuan turut menjadi perhatian dalam aksi ini. Massa mendesak negara hadir memberikan perlindungan nyata.

“Hentikan kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dan massa terus berdatangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *