Poros Demokrasi – Pengamat politik Akkbar Mohamad menilai Presiden Prabowo Subianto perlu segera melakukan reshuffle kabinet terhadap menteri-menteri yang tidak loyal dan memiliki agenda politik pribadi. Menurutnya, menteri yang bergerak di luar arahan presiden serta memiliki kepentingan di luar kabinet berpotensi menjadi bom waktu bagi stabilitas pemerintahan.
“Presiden harus tegas. Menteri yang memiliki tuan lain selain presiden harus segera diganti. Jangan dibiarkan berlarut-larut karena akan merusak soliditas kabinet,” ujar Akkbar, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan, Prabowo harus memasang pengawasan berlapis untuk memastikan tidak ada agenda tersembunyi yang merusak kinerja pemerintahan. Presiden diminta tidak ragu dan tidak terlalu lama menimbang, karena sikap kompromistis terhadap menteri bermasalah justru dapat berujung penyesalan di kemudian hari.
“Presiden jangan takut. Rakyat mendukung langkah tegas. Ini momentum untuk membersihkan kabinet dari kepentingan sempit dan pembisik menyesatkan,” katanya.
Akkbar juga menyoroti derasnya tuntutan publik di media sosial agar presiden mencopot menteri yang dinilai tidak mampu bekerja maksimal. Menurutnya, aspirasi tersebut merupakan sinyal kuat bahwa publik menginginkan kabinet yang solid, profesional, dan sepenuhnya loyal kepada presiden.
“Suara publik jelas. Menteri yang tidak berkinerja baik dan pembisik yang menyampaikan informasi tidak utuh harus segera disingkirkan. Kabinet harus steril dari kepentingan pribadi dan politik jangka pendek,” tegasnya.



