tokonyaberita, Jakarta — Manajemen Ancol Taman Impian menyampaikan duka cita mendalam atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Sebagai bentuk empati dan kepedulian kemanusiaan terhadap para korban serta keluarga terdampak, Ancol memutuskan untuk meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, dengan harapan momen Tahun Baru dapat dijalani secara lebih bermakna, selaras dengan nilai solidaritas, kebersamaan, dan rasa kemanusiaan sebagai satu bangsa.
“Ancol turut merasakan keprihatinan dan kesedihan atas musibah yang terjadi. Kami mendoakan keselamatan, kekuatan, serta ketabahan bagi seluruh korban dan keluarga yang terdampak,” demikian pernyataan resmi Ancol Taman Impian.
Meski tanpa kembang api, Ancol memastikan rangkaian kegiatan malam Tahun Baru tetap berlangsung. Sejumlah agenda hiburan telah disiapkan dengan konsep kebersamaan, doa, refleksi, dan penggalangan kepedulian.
Di Pantai Carnaval Ancol, akan digelar Konser Peduli Sumatera yang disiarkan secara langsung melalui program Gempita SCTV.
Konser ini menghadirkan Dewa 19 feat Ello, Helloband, serta Five Minutes. Sementara itu, di Pantai Festival Ancol, Konser New Palapa tetap dilaksanakan untuk menyambut pergantian tahun.
Manajemen Ancol menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut diarahkan untuk menjadi ruang penguatan, harapan, dan solidaritas bagi masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara di Sumatera yang tengah menghadapi musibah.
Ancol juga mengajak seluruh pengunjung untuk menjadikan pergantian tahun ini sebagai momen perenungan dan doa bersama, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial.
“Tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian terhadap sesama,” ujar pihak Ancol.
Sebagai penutup, Ancol menyampaikan pesan solidaritas untuk Sumatera: “Pulihlah dan bangkitlah, karena kami selalu ada.”( Stn)



