Tekankan Aktualisasi Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa Arif Rahman Gelar Empat Pilar

Porosdemokrasi – Anggota DPR RI, Arif Rahman, S.H menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama kelompok tani dan masyarakat Kabupaten Pandeglang pada Senin, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani, tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur perangkat desa yang antusias mengikuti pemaparan materi serta dialog kebangsaan.

Dalam penyampaiannya, Arif Rahman menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Ia secara khusus menguraikan makna Pancasila sebagai ideologi terbuka yang tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, aktualisasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus tercermin dalam sikap gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap perbedaan. Dalam konteks masyarakat tani, nilai Ketuhanan diwujudkan melalui integritas dan kejujuran dalam bekerja; nilai kemanusiaan tercermin dalam solidaritas antarpetani; nilai persatuan menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas desa; nilai kerakyatan diwujudkan melalui musyawarah dalam mengambil keputusan kelompok; dan nilai keadilan sosial tercermin dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan hasil pembangunan.

Arif Rahman juga menegaskan bahwa tantangan globalisasi dan dinamika sosial saat ini menuntut masyarakat untuk semakin memperkuat jati diri kebangsaan.

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai konsep normatif, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam kebijakan publik dan perilaku sehari-hari.

Dengan demikian, pembangunan pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter kebangsaan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi dari kelompok tani terkait infrastruktur pertanian, irigasi, serta akses permodalan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran kebangsaan masyarakat Pandeglang semakin kokoh, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen dalam membangun daerah yang mandiri, produktif, dan berkeadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *